Profil

Daerah aliran sungai (DAS) Rejoso, dengan luas cakupan 62.851 hektar, merupakan salah satu sumber air tawar terpenting di Jawa Timur. Sejak awal abad lalu, warga Surabaya dan Pasuruan telah bergantung pada daerah aliran sungai ini untuk pasokan air mereka. Otoritas yang berbeda telah mengelola daerah aliran sungai dari waktu ke waktu menyebabkan inkonsistensi dan pengawasan yang buruk terhadap keberlanjutan kawasan ini. Kurangnya pilihan mata pencaharian dan rendahnya kesadaran masyarakat setempat menambah ancaman terhadap keberlanjutan DAS Rejoso sebagai sumber air utama bagi jutaan orang di Jawa Timur.

Sampai saat ini, daerah aliran sungai Rejoso telah menghadapi ancaman kritis terutama dari: (i) Daerah tangkapan air (pembalakan liar, longsor/erosi, perubahan penggunaan lahan menjadi lahan pertanian dan praktik pertanian yang tidak berkelanjutan, pertumbuhan perkebunan hortikultura yang lebih tinggi, dan pemukiman penduduk); Dan (ii) daerah pengeluaran (pengeboran di komunitas (tempat tinggal penduduk) yang tidak terkendali - lebih dari 600 pengeboran yang tersebar di 2 kecamatan dan penggunaan pestisida dan pupuk berbasis kimia yang ekstensif).

Berikutnya adalah kurangnya kapasitas pengelolaan yang efektif untuk daerah aliran sungai karena (i) kurangnya kebijakan yang memungkinkan penggunaan undang-undang baru mengenai pengelolaan sumber daya alam oleh Pemerintah Provinsi dan bukan Pemerintah Kabupaten; (ii) Masalah pertanahan yang melawan aturan hukum karena sebagian besar daerah aliran sungai berada di daerah lintas kabupaten; dan (iii) Potensi ancaman lingkungan di masa depan dari konsorsium swasta yang akan beroperasi di Rejoso.

Rejoso Kita adalah sebuah gerakan yang digalakan pada awal 2017 oleh beberapa Lembaga dan Universitas. Dipelopori oleh Yayasan Social Investment Indonesia (YSII), World Agroforestry Centre (ICRAF), CKNet-INA, The Nature Conservancy (TNC) dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Gerakan ini menginisiasi konservasi khususnya kawasan-kawasan yang berada di DAS Rejoso, DAS Rejoso yang merupakan bagian dari DAS Welang- Rejoso memiliki fungsi strategis bagi kehidupan masyarakat Khususnya di Kabupaten Pasuruan. DAS Rejoso terletak di 16 kecamatan yang terbagi kedalam bagian hulu, tengah dan hilir. Adanya DAS Rejoso telah memberikan lingkungan bagi kegiatan perekonomian masyarakat.